Sabtu, 31 Agustus 2013

Memahami Ayat-Ayat Kauniah (TERSIRAT)

Ayat-ayat kauniah adalah merupakan ayat-ayat Allah yang tidak tersurat di dalam mushap-mushap, akan tetapi ayat-ayat kauniah tersebut tersirat di belantara alam semesta ini. Ayat-ayat yang tersirat ini diantaranya yatiu langit, laut, ikan, binatang dan lain sebagainya. Sebagai Hamba Allah, kita di perintahkan untuk selalu mentafakuri dan mentadaburi ayat-ayat Allah SWT, baik yang tersurat di dalam al-Quran maupun yang tersirat di alam jagat raya ini yakni tentang ciptaan-ciptaan Allah SWT, Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Terkait dengan ayat-ayat kauniah ini, Rasulullah SAW, memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk selalu berfikir atau mentafakuri ciptaan-ciptaan Allah SWT. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “berfikirlah (bertafakurlah) kalian tentang ciptaan-ciptaan-Ku (Allah), janganlah kalian berfikir tentang Aku (Allah), jika kalian berfikir tentang-Ku niscaya kalian akan binasa”. (al-Hadits). Sangat urgennya berfikir, Rasulullah SAW memerintahkan kepada umatnya agar selalu berfikir dan mentadaburi ciptaan-ciptaan Allah SWT, agar mendapatkan sesuatu yang berharga yaitu I'tibar, Hikmah dan Hidayah dari Allah SWT.


Allah SWT, mempertegas di dalam al-Quran surat al-Álaq, bahwa manusia itu di perintahkan untuk “Membaca”. Membaca adalah sebagai alat mediasi untuk berfikir dan tafakur tentang ayat-ayat Allah baik yang tersurat dan yang tersirat. Dalam hal ini penulis mengajak pembaca yang budiman untuk memahami kembali tentang Ayat-Ayat Kauniah, agar kita mendapatkan I'tibar, Hikmah dan Hidayah dari Allah SWT.

MASA DEPAN ADALAH TOPIK APA YANG KITA BICARAKAN SEKARANG DAN SEHARI-HARI…..(ATTENTION)


Sahabat yang tercerahkan,

Tercerahkan karena akhirnya memahami bahwa hidup adalah keinginan, sangkaan kita sendiri.  Sangkaan yang menjadikan hukum semesta, sunatullah, bekerja.  Dan Tuhan yang meliputi semesta mengabulkan sesuai sangkaan kita sehari-hari.  Dan Dia Maha Pengabul.
Masa depan memang misteri, tidak ada seorangpun yang tahu kelak jadi apa, dapet rejeki apa, dan bagaimana ke depannya.

Kehidupan memang misteri seperti bermain puzzle diatas layar putih yang sudah ada garisannya.  Dan seperti permainan anak-anak bermain puzzle,  kita disuruh bergerak ikhtiar, bekerja keras, mewujudkan puzle-puzle tersebut dan mencocokkannya.  Bila hati terdalam alias nurani dengna lompatan quantum itu srek, cocok, maka bergeraklah mewujudkannya.  Namun banyak pula yang walaupun tidak srek, karena nafsu pemikirannya, maka tetap saja diwujudkannya.  Akhirnya kemudian terjadilah penderitaan.

Dan dengan penderitaannya itu, mulailah curhat kemana-mana hingga tingkat provinsi facebook jadi tahu semua.  Ini bocor kasar……bukan lagi bocor halus.
Semakin curhat dan terus saja begitu, ternyata seminggu berlalu, sebulan berlalu, setahun berlalu,  masa depannya ya begitu terus sesuai curhatnya.
Begitulah masa depan tergantung apa topik yang dibicarakan sehari-hari dalam curhat dan diskusi.
Sahabat,

Kejadian dapat rejeki nomplok, dapat pekerjaan, ketemu temen baru, apapun tidak pernah kebetulan.   Tanpa disadari kita pernah menggambarkannya dalam setiap perbincangan, pemikiran, status facebook, diskusi dan juga obrolan sehari-hari.

Gak disadari karena sudah lupa dengan apa yang telah digambarkan dalam perbincangan tersebut.  Inilah rahasia besar dalam kehidupan kenapa malah jadi kejadian di masa depan tatkala kita sudah melupakan, melepaskan apapun dalam pemikiran.

Seseorang mengajukan proposal, dan supaya terproses maka serahkan proposalnya.   Kalau masih mikir, otak atik topik proposalnya, kapan mau diserahkan.  Kalau gak diserahkan, kapan mau diproses.

Inilah fenomena dan dirimu pasti pernah mengalami, tatkala kita punya keinginan dan memasrahkannya.  Setelah itu melupakan keinginan tersebut, karena terlupakan saking sibuknya bergerak, beraksi, berkreasi dalam prosesnya.   Terkaget-kaget, ternyata keinginan yang sudah tidak kepikiran itu kok jadi kenyataan.

Serahkan proposal keinginan, do’a, harapan, target, lepaskan kepada Sang Maha kuasa, pasrahkan.  Dan setelah itu jangan lagi mengingatnya, lupakan mengenai keinginanmu, do’amu, harapanmu, targetmu.    Kalau masih mengingatnya, maka proposal itu balik lagi ke pemikiran.   Kalau sudah diserahkan, ya serahkan saja, tidak lagi di pemikiran.

Supaya gak mikir lagi,  fokus saja berpikir yang lain yaitu MEMIKIRKAN CARANYA, PROSESNYA mencapai keinginan tersebut.  Dan asyik tenggelam dengan caranya, sehingga lupa dengan sendiirnya mengenai ujungnya atau hasilnya.
Kelak dirimu akan terkaget-kaget…..gak nyangka, kok tercapai ya.
Kaget, karena gak berharap lagi, gak mikirin lagi…..
Sahabat yang tercerahkan untuk menata masa depan,

Kita semua sutradara yang sedang membuat film masa depan, dengan dibiayai oleh SANG MAHA SUTRADARA dan MAHA PRODUSER yang meliputi semesta.
Tanpa membuat film, shooting sehari-hari, mana mungkin jadi tontonan masa depan.
Masa depan adalah gambar-gambar, imajinasi, image yang tidak disadari sehari-hari tercipta dari diskusi, ghibah (ngomongin siapapun, apapun), pembicaraan sehari-hari, status facebook, curhatnya, dan sebagainya.

Orang ngomong pasti ada gambaran. Orang curhat pasti ada gambaran.  Orang ngobrol pasti ada gambaran.  Cara berpikir sehari-hari pun terbentuk karena punya gambaran.  Bahkan berdo’a dalam ibadah saja pasti ada gambaran, bukan sekedar ucapan yang gak jelas.   Banyak yang tidak menyadari, berdo’a namun tidak khusu’ karena sedang memikirkan atau menggambarkan dirinya yang sedang kena kasus contoh banyak hutang.  Berdo’a minta rejeki, namun dilatari oleh gambaran permasalahannya yang sedang berhutang dan terngiang-ngiang hutangnya.  Sukses deh terkabul do’anya yaitu selalu saja berhutang, gak habis-habis.

Tiap hari ngomongin makanan, ngomongin bisnis, ngomongin laris manis.  Ngomong yang pasti ada GAMBARNYA,  dan karena hobinya senang ngomong ya setelah itu gak kepikir lagi.  Orang ngomong itu sebenarnya MELEPASKAN DO’A ATAU GAMBARAN.  Dan masuklah ke lautan energi semesta,  dan terekamlah, terproseslah jadi kejadian.

Akhirnya tanpa disadari hari hari ke depannya dilalui dengan bisnis makanan yang laris manis.
Itulah bahayanya orang curhat, ghibah, diskusi, bikin status, itu adalah MELEPASKAN GAMBARAN ke alam semesta, dan terekamlah.  Dan semesta akan merangkai itu semua jadi kejadian yang seringkali kita gak pernah menyadari.

Tiap hari ngomongnya rejeki datang sendiri, membaik sendiri.  Dan sehari-hari ya begitu saja topiknya sehingga jadi suatu KEBIASAAN.   Tanpa disadari kehidupannya begitu mudah, karena rejeki sering datang tak tersangka, datang sendiri.  Setiap ada ujian, ya langsung membaik sendiri.
Tiap hari ngomongnya order bisnis sekian,  dan selalu saja setiap ada order besar,  diomongin ke orang-orang, hingga status facebook tingkat nasional jadi tahu.   Ternyata begitulah kejadiannya selalu dapat order besar.

Itu namanya #ATTENTION, karena tiap hari mewujudkan gambarannya baik dengan omongan, pemikiran, hayalan, perbuatan.


Akhirnya bertemu banyak teman, bukan untuk menjalin bisnis, namun ujungnya curhat, minta tolong. Dan begitu saja hari demi hari, bulan demi bulan.  Tahun demi tahun, tidak pernah ada perubahan.  Kehidupannya selalu bermasalah.  Masalah yang dibuatnya sendiri dari GAMBARAN yang dia tidak pernah menyadari.

Dia tidak pernah tahu, ketika curhat itu adalah PROSES MELEPASKAN PROPOSAL KE SEMESTA ALAM.  Itulah namanya JEDA.

Setelah bekerja, JEDA dulu, ngomong berdo’a ke Tuhan.   Itulah MASA DEPAN, melepaskan GAMBARAN dengan cara NGOMONG, CURHAT, DISKUSI, BUAT STATUS, dan sebagainya.
Dia tidak pernah tahu, nasib masa depan berubah karena dirinya sendiri yang mau mengubah CARANYA, PEMIKIRANNYA, GAMBARANNYA, MENTALNYA, VIBRASINYA.

Sahabat,
Izinkan saya menghayal dulu ya…..
Izinkan saya curhat gambaran saya ya….
KOK REJEKI ITU DATANG DENGAN SENDIRINYA YA
KALAU SAKIT, KOK SEMBUH DENGAN SENDIRINYA
KALAU SULIT, SELALU SAJA DATANG PERTOLONGAN KEMUDAHAN DENGAN SENDIRINYA
PAS MENCARI BISNIS, KOK PELUANG BISNIS YANG TEPAT DAN HOKI SELALU DATANG DENGAN SENDIRINYA YA….
PAS MENCARI JODOH, KOK YA JODOH DATANG DENGAN SENDIRINYA YA….
PAS BERHUTANG, KOK  YA REJEKI DATANG BERLIMPAH SEHINGGA HUTANG TERBAYAR DENGAN SENDIRINYA…